Petunjuk Beternak Ayam Kampung Petelur Intensif | Penghilang Bau Kotoran Ternak. Ayam kampung merupakan salah satu komoditas ternak unggas yang terdomestikasi dan tersebar di seluruh Indonesia. Masyarakat juga lebih menyukai daging ayam kampung daripada daging ayam pedaging. Sedangkan telurnya sudah banyak dikenal sebagai campuran minum jamu. Beternak  ayam kampung dengan sistem umbaran hanya menghasilkan produksi telur 70 butir/ekor/tahun sedangkan jika dikelola dengan intensif bisa mencapai 140 butir telur/ekor/tahun. Mengingat harga telur ayam kampung  dihitung dalam satuan butir, maka secara bisnis telur ayam kampung  juga potensial untuk dikembangkan. Oleh karena itu intensifikasi untuk meningkatkan produktivitas telur ayam kampung  perlu sekali dilakukan. Untuk beternak ayam kampung secara intensif perlu sekali mengetahui karakteristik ayam kampung, yaitu :
  • pertumbuhan badan yang relatif lebih lambat daripada ayam ras.
  • lebih tahan terhadap kondisi lingkungan yang berubah-ubah.
  • mempunyai sifat mengeram yang tinggi
  • rata-rata masa kawin antara 14 hari
  • rata-rata masa bertelur dalam 14 - 21 hari.
  • 21 hari mengerami dan 60 - 90 hari masa mengasuh anak.
  • Kunci utama intensifikasi adalah pemeliharaan yang baik dalam setiap fase kehifupan ayam kampung, yaitu :

Fase starter (0 - 5 minggu) disebut juga dengan masa brooding. Pada masa ini yang perlu diperhatikan adalah ketebalan alas kandang minimal 5 - 10 cm, suhu ruangan harus sesuai dengan kebutuhan ayam yaitu sekitar 35 C, pakan harus memenuhi kebutuhan nutrisi untuk pertumbuhan yang cepat dengan kadar protein minimal 23%, bentuk pakan adalah butiran dan area pakan harus menempati 25% dari area brooding. Perlu juga dilakukan seleksi terhadap ayam yang kurang baik, dengan memperhatikan ciri-ciri DOC yang baik yaitu sehat, tubuh normal, berat minimal 30 - 35 gram, bulu kering, tidak lengket, energik dan pusar menutup dengan sempurna. Fase ini sangat menentukan pertumbuhan pada fase berikutnya sehingga benar-benar harus diperhatikan. Faser grower (5 - 23 minggu). Pada masa ini ayam mencapai usia dara atau pejantan muda. Seleksi dara harus dilakukan untuk menghilangkan ayam betina yang tidak produktif sehingga tidak mengurangi efesiensi pakan. Fase ini kebutuhan nutrisinya juga harus diperhatikan dengan kadar protein 20%.  Ciri-ciri ayam kampung dara yang baik adalah perawakan sehat, licnah, mata cerah, tubuh tidak cacat, bentuk tubuh langsing. Sedangkan ciri-ciri pejantan ayam kampung yang baik adalah perawakan sehat, badan kuat dan tegak agak panajang, tidak cacat, capit urangrapat, paruh bersih, kaki kuat dan kering. Sebagai ukuran keberhasilan fase ini adalah tercapainya berat badan dan keseragaman yang baik dan mempunyai koefisien variansi berat badan tidak lebih dari 8%.

Fase Produksi (24 minggu sampai afkir). Pada fase ini yang harus diperhatikan adalah bagaimana mencapai produksi telur yang maksimal dan mempertahankannya. Beberapa hal yang  harus diperhatikan adalah pemberian pakan yang harus memenuhi kebutuhan nutrisi ayam untuk hidup dan berproduksi maksimal dengan kadar protein sekitar 18%. Rasio antara jantan dan betina dalam satu folk juga harus tepat, yaitu tidak lebih dari 1 pejantan dengan 10 betina, dan optimalnya adalah 1 banding 6. Pada masa ini perlu juga diberikan suplemen nutrisi untuk menjaga kondisi ayam dan menjaga produktivitas telurnya. Demikianlah cara beternak ayam kampung petelur secara intensif untuk produktivitas telur yang lebih baik



Budidaya Ayam Kampung Super saat ini sudah mulai banyak dilakukan. Hal itu tidak lepas dari kebutuhan daging ayam kampung dari tahun ke tahun yang terus mengalami kenaikan. Selain didasarkan rasa dan kualitas daging ayam kampung yang lebih gurih dengan tekstur daging yang lebih kenyal, tidak lembek akan meningkatkan cita rasa masakan ayam kampung, dari segi kesehatan pun lebih baik terutama kandungan protein daging ayam kampung yang lebih tinggi dibandingkan kolesterolnya. Hal ini menyebabkan ternak ayam kampung menjadi bisnis yang cukup potensial dan menjanjikan.

Budidaya Ayam Kampung Super tidak terlalu rumit, dimana lahan yang tidak terlalu luas pun dapat dijadikan tempat kandang ayam, baik model alas kandang langsung tanah ataupun kandang berbentuk panggung. Meskipun demikian, kendala yang dihadapi para peternak ayam kampung adalah lambatnya pertumbuhan ayam kampung yang bisa membutuhkan 4-6 bulan untuk menghasilkan bobot badan 1 kg. Hal ini berbeda dengan ayam broiler yang bisa panen dalam waktu 35-40 hari saja. Namun saat ini persoalan tersebut sudah bisa diatasi dengan kehadiran jenis ayam kampung super atau ayam jawa super yang merupakan hasil persilangan antara pejantan ayam kampung lokal dengan indukan ayam ras yang memiliki sifat pertumbuhan yang cepat, sehingga anakannya pun memiliki pertumbuhan yang cepat juga, tetapi secara fisik seperti warna bulu, bentuk tubuh dan daging tetap menunjukkan jenis ayam kampung. Ternak ayam kampung super dikatakan lebih menjanjikan karena dalam masa pemeliharaan 45 sampai 60 hari, ayam kampung super sudah bisa dipanen dengan berat rata-rata 0,8 – 1 kg per ekornya. Sehingga dalam 1 tahun para peternak ayam kampung super dapat memelihara 4-5 periode. Dengan demikian penghasilan yang akan diperoleh peternak pun akan lebih banyak sesuai dengan jumlah periode pemeliharaan yang dilakukan.

Budidaya Ayam Kampung Super bisa dilakukan bisa dilakukan dalam waktu yang cukup  singkat, hal ini memberikan banyak keuntungan diantaranya resiko kematian yang kecil dan menghemat biaya pemeliharaan termasuk pakan ayam. Dari segi harga jual, ayam kampung harganya lebih tinggi dibandingkan dengan ayam broiler, berkisar dari 20 ribu sampai 25 ribu per kilogram. Tergantung pada keadaan pasar yaitu jumlah permintaan dan pemenuhan daging ayam kampung yang terjadi di pasaran, baik pasar tradisional maupun pemenuhan produk daging ayam kampung di pasar-pasar modern seperti swalayan atau supermarket.


Analisis Budidaya Ayam Kampung Super

Jika anda berminat dalam usaha budidaya ayam kampung super ini , berikut analisis bisnis budidaya  ayam kampung super per 100 ekor :
                                   
A. Pengeluaran

NoKeterangan
Harga Satuan
Jumlah Unit
Jumlah
1Pembelian bibit Ayam Kampung super
Rp. 4.000 per ekor
100 ekor
Rp. 400.000
2Pakan 0 – 60 hari
Rp. 226.000 per kg
4 Sak
Rp. 904.000
3Produk Vitamin Mineral  NASA dan Vaksinasi
Rp. 100.000
Rp. 100.000
Jumlah
Rp 1.404.000,-

B. Pemasukan

Dalam analisa ekonomi budidaya ayam kampung super ini diasumsikan angka kematian ayam kampung super adalah 10 ekor dari jumlah 102 ekor ( 1 box berisi 100 ekor plus bonus 2 ekor) maka pada saat panen masih tersisa  92 ekor dengan berat rata-rata apabila habis pakan 4 sak adalah 0,8 – 1 kg.
Harga ayam terendah adalah Rp 17.000,-/kg (hanya terjadi pada panenan bulan November
dan Februari). Fluktuasi harga antara Rp 17.000,- s.d Rp. 25.000,- per kilogram (kg).

No
Keterangan
Harga Satuan
Jumlah Unit
Jumlah
1
Penjualan AyamRp 22.000/kg0.9kg x 92 = 82.8 kg1.821.600
JumlahRp 1.404.000,-

Pendapatan Bersih per 100 ekor
= Pemasukan – Pengeluaran
= Rp 1.821.600 – Rp.1.404.000
= Rp  417.600,

Jadi keuntungan bersih per 100 ekor dalam budidaya ayam kampung super adalah Rp. 417.600,-. 

Untuk meningkatkan keuntungan dalam budidaya ayam kampung super kita dapat melakukan berbagai strategi seperti : mencari informasi yang luas tentang perusahaan pembibitan ayam kampung super, dimana kita berupaya mendapatkan bibit ayam kampung super yang bagus kualitasnya, tetapi harga lebih murah per ekornya. Demikian pula dengan sumber bahan pakan ternak, kita berupaya memanfaatkan bahan baku pakan lokal sebagai pakan campuran dengan pakan pabrik sehingga biaya produksi pakan lebih efektif  dan efisien, tetapi harus tetap memperhatikan kelengkapan nutrisi pakan ayam kampung super sehingga produktivitasnya bisa lebih ditingkatkan. PT. NATURAL NUSANTARA memiliki produk unggulan pakan pelengkap ternak yaitu produk VITERNA, POC NASA dan HORMONIK yang berasal dari bahan-bahan organik dan mengandung nutrisi lengkap seperti vitamin, mineral dan protein. Keunggulan produk NASA tersebut yaitu untuk memacu pertumbuhan ayam kampung super sehingga lebih cepat dipanen dengan bobot yang layak jual antara 0,8 – 1 kg dalam waktu yang lebih singkat sekitar 40 hari, sehingga dapat menghemat pengeluaran biaya pakan. Selain itu manfaat produk NASA tersebut diatas akan meningkatkan stamina tubuh ayam sehingga dapat menekan angka kematian. Pemberian produk NASA pun dapat mengurangi bau kotoran dalam kandang yang akan menekan angka kestresan pada ayam dan dampak sosial dengan daerah pemukiman sekitar kandang. Strategi selanjutnya untuk meningkatkan keuntungan peternak yaitu aktif mencari informasi berbagai pedagang ayam kampung super yang mau membeli dengan harga lebih tinggi, meskipun secara umum harga yang ditawarkan pedagang hampir sama, namun dengan peternak meminta harga beli yang lebih baik dan proporsional maka dengan sendirinya peternak sudah berlatih menjadi seorang pengusaha peternakan yang memiliki upaya memperluas informasi dan jaringan bisnis serta daya tawar tinggi. 
Demikian analisa budidaya ayam kampung super, semoga bermanfaat untuk Anda